Apa Saja

Menghargai Sesama

Kemarin, saya menemukan kejadian unik di angkot. Seorang gadis muda, dengan dandanan yang oke, turun dari angkot lalu menaruh uangnya di dashboard angkot, tanpa menghiraukan sang supir yang sudah mengulurkan tangannya. Pak supir itu tidak komentar apa-apa, dan langsung menjalankan kembali angkotnya.

Beberapa saat kemudian, lembaran-lembaran uang yabg masih tersimpan di dashboard tertiup angin, lalu jatuh ke bawah kursi depan. Penumpang yang duduk di depan mengambil uang itu lalu hendak memberikannya kepada pak supir. Tapi tindakannya terhalang oleh kata-kata pak supir :
“ngga usah neng, biar disitu aja uangnya. mau terbang mau jatuh juga ga apa-apa. masa ada orang ngasih kaya tadi gitu ya?”

Pak supir mengatakannya dengan nada bertanya, cenderung datar. tidak dengan marah-marah.

Yang saya lihat disini, pak supir merasa tidak dihargai. Penumpang tadi bahkan tidak melihat wajah pak supir saat menaruh uang di dashboard.

Inti tulisan ini sederhana : hargai sekitarmu.

Karena kita semua sama, manusia.

One thought on “Menghargai Sesama

  1. itu satu kebrtulan daja kalo menurut sayah,karna pada dasarnya kita diberi mulut untuk berteriak atau berbicara kenapa tidak memangil penupang yang turun itu dan menegurnya,karna itu lebih baik dari pada kita hanya mengadalkan perasaan.
    didunia ini tak pelu perasa kana yang akhirnya mala kita juga yang susah! malah2*bisah mendatangkan penyakit kalo terlalu di pikirkan…wadsalam.

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s