Apa Saja · ASEAN-Japan · SSEAYP

Merah Putih Garuda

Tanggal 17 Agustus pagi jam 10 seperti biasa saya nongkrongin TV, nonton Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Tetep suka nontonnya deh walau isinya gitu-gitu aja. :D Yang paling mencolok di upacara itu ya Paskibraka-nya. Eh saya sih nungguin aubadenya juga.

Nah.. Jadi Paskibraka, bertugas di Upacara HUT RI di Istana Negara, kayanya mimpi banyak anak-anak deh. Termasuk saya. Duluuu waktu kecil. Apa daya ternyata mimpi ini harus bubar jalan karena syarat minimal tinggi aja udah ga lolos. :D Sebenernya lebih pengen jadi MC Protokoler Istana sih, dengan suara menggelegarnya. Kalau yang ini sempet terwujud sedikiiiiiiit. Rajin ngemsi upacara, sidang atau acara resmi, berkat masuk di protokoler fakultas. :D

Kenapa sih pengen jadi Paskibraka? Tentu karena penampilan mereka keren. Pakaian mereka keren, pake lambang-lambang negara pula. Iya, saya cuma liat fisiknya aja hahaha.

Lalu, pas kuliah saya ikut seleksi program Pertukaran Pemuda Antar Negara (yang sampai sekarang ceritanya belum beres aja saya tulis di blog). Malam pembukaan seleksi, saya langsung berbinar-binar liat penampilan para alumninya kok kaya Paskibraka ya? Tapi bukan pakaian putih-putih. Jas warna-warni, tapi pakai lambang Garuda di dada, pakai papan nama resmi, daaaan pakai peci ber-Garuda juga. Ish, keren!

Singkatnya, ternyata pakaian resmi di program yang saya ikuti itu ya sama kaya Paskibraka. Atribut dan emblem yang disematkan pun sama. Dan, ‘tingkatan’ kami pun setara: sama-sama melewati malam pengukuhan dengan pengucapan “Ikrar Putera Indonesia”, memegang & mencium bendera merah-putih, mendapat lencana Merah Putih Garuda, diakhiri dengan pemasangan kendit (sabuk) tanda pengukuhan. Untuk pemuda, kendit berwarna merah yang kami terima adalah tingkatan tertinggi. Jadi kami ini dapat ‘penghargaan’ tertinggi di bidang kepemudaan. Harus kroscek lagi sih soal ini. Termasuk tingkatan kenditnya juga. Saya udah lupa dan ngga terlalu ngurusin. :D Karena buat saya yang penting bisa pakai pakaian yang serupa tapi tak sama dengan Paskibraka hahahaha. :D

Yang bikin seneng, bedanya sama Paskibraka (selain beda tugas ya), kalau di program pertukaran ini ngga ada batas tinggi :)) Yeay! Super yeay! Hahaha. Akhirnya mimpi saya terwujud deh..

dirgahayu

Dari atas searah jarum jam:
1. Lencana Garuda. Ini digunakan di peci.
2. Lencana MPG (Merah Putih Garuda). Warna latar Garuda-nya berbeda-beda sesuai dengan tingkatan.
3. Kendit. Seperti MPG, warna kendit ini menyesuaikan dengan tingkatan.
4. Name plate. Idem 2 di atas. Warna di belakang Garuda juga menyesuaikan tingkatan.

Begitulah. Seharusnya warna di emblem-emblem itu merah putih. Tapi sekarang udah menguning. Kerasa udah lamanya deh.. Iya sih, hampir 6 tahun. :|

Yang 2 di belakang saya sih posturnya emang kaya Paskibra :D Abang None tuh :D Abaikan pose hormat itu ya, maklum baru beres karantina di Cibubur :))

6 thoughts on “Merah Putih Garuda

  1. Wah kereeennn…bagus ya seragamnya coklat.

    Kalo aku dulu Aubade di Istana tahun 1996, lalu Marching Band untuk Parade Senja tahun 1995, dan 1997 kalau ngga salah. Plus seingetku tahun 1999 sekali lagi kita main. Capek kl Marching Bandnya. Soalnya nunggunya lama, diperiksanya kayak kita bawa bomb aja dan mainnya cm 15 mnt hahaha.

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s