Apa Saja

Senyum di Penghujung 2014

Akhir 2014 kemarin ada satu persitiwa yang bikin 2014 saya jadi berwarna hehe. Ngga tepat di akhir tahun, tapi di bulan Agustus-November. :)

Saya diamanahi jadi ketua pelaksana Konferensi Penulis Cilik Indonesia tahun 2014. Kegiatan ini kerjasama dari kantor saya & Kemendikbud RI. Konferensinya udah ada dari tahun 2009. Nah, pas 2014 ini persiapannya agak terlambat nih, karena ada beberapa kegiatan lain, plus ada pemilu & pergantian menteri juga ya. Hasilnya baru mulai gerak bulan Agustus akhir deh. Acaranya sendiri berlangsung tanggal 4-7 November. Jadi cuma 2 bulanan persiapannya. :D

Pas ditunjuk jadi ketua, sempat males juga huehehe. Bayangan saya sih kerja bareng kementerian gitu bakal bikin cape hati dll. Belum lagi denger kisah teman-teman yang pegang acara ini sebelumnya. Cape banget katanya ngurusin ratusan bocah dari seluruh Indonesia. :D Tapi alhamdulillah ternyata mulai dari persiapan sampai hari H acara lancaaaar semua. Ibu-Bapak dari kementerian mendukung sekali, yang saya sebelumnya ngga kejadian. ;) Anak-anak dan orang tua serta pendamping juga baik-baik hahaha ngga ada cerita protes dll. Katanya bisa dibilang yang paling sukses dibanding tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah. :)

Terus acaranya ngapain aja?

Konferensi ini jadi bagian dari acara puncak Apresiasi Sastra Siswa SD. Program dari Kemendikbud yang isinya lomba menulis cerita pendek, menulis pantun, menulis syair, dan lomba mendongeng. Pesertanya dari seluruh Indonesia. Nah, adik-adik yang terpilih jadi finalis kemudian diundang ke Jakarta Bogor untuk mengikuti final lomba sekaligus acara Konferensi Penulis Cilik Indonesia itu. Peserta juga dapat materi dari dewan juri yang keren-keren, tokoh di bidang sastra anak deh. :) Selain itu mereka belajar ‘bersidang’ dan merumuskan harapan mereka terhadap dunia sastra anak Indonesia. Hasil dari ‘sidang’ ini yang dibacakan di Jakarta, di hadapan Pak Menteri yang baru nan ganteng! ;) Isi rekomendasinya ‘lucu-lucuan’ kok, kaya: kami mau dapat kesempatan untuk memiliki/membeli buku cerita baru setiap bulannya.. :D

IMG_3185
Ini Lily, Ketua KPCI 2014, lagi baca deklarasi di depan Pak Menteri
KPCI
Sebagian pemenang Apresiasi Sastra Siswa SD 2014 bersama Pak Menteri baru
IMG_3517
Pak Menteri ganteng :D

Soal kehadiran Pak Menteri ini sempat bikin saya degdegan juga. Karena sampai H-1 audiensi ke Kementerian, pihak dari Kemdikbud masih ngga bisa memastikan kedatangan beliau karena… beliau dijadwalkan untuk mendampingi Presiden kunjungan ke Sulawesi. Liat berita, eh bener juga Presiden lagi di Sulawesi. Sedih juga kalau Pak Menteri ini ngga datang, karena peserta (dan panitia) berharap banget bisa ketemu beliau. Pas banget kan momennya sama pelantikan beliau. :D Akhirnya H-1 kami melakukan berbagai cara banget deh, sampai sore harinya saya dikirim whatsapp foto jadwal audiensi besok hari dari protokolnya Pak Menteri! Horeeee… Hahaha. Seneng banget! Akhirnya si Bapak ngga jadi ikut ke Sulawesi. :D

Buat saya pribadi, acara ini seru banget. Soalnya saya bisa ketemu sama anak-anak SD dari berbagai daerah di Indonesia, yang tentunya mereka bawa cerita masing-masing. Peserta emang beragam banget deh. Dari kota besar, dari golongan sangat mampu, sampai adik-adik dari daerah terpencil. Ini beberapa kisah yang paling menyentuh buat saya:

Wakil dari Provinsi Jambi, H-1 keberangkatan ternyata kota mereka kena kabut asap tebal sekali. Saking tebalnya sampai pesawat-pesawat banyak yang diundur jadwalnya atau bahkan dibatalkan. Nah, si wali peserta Jambi ini ngga mau ambil risiko, jadilah mereka memutuskan buat batalkan tiket mereka dan ambil jalan darat ke Palembang, lalu beli tiket pesawat baru dari sana! Wuiiih.. Akhirnya perjalanan mereka ke Jakarta-Bogor memakan waktu 1 hari deh. Alhamdulillah nya, perjuangan mereka ngga sia-sia. 3 orang dari kota Jambi menang! :D

Ada lagi adik dari pedalaman Serang, Banten, yang kurang fasih bicara bahasa Indonesia. Jadi dia bisanya pakai bahasa Sunda daerah sana aja. :’D

Ada lagi adik dari Halmahera Selatan, yang butuh waktu 1 hari buat sampai ke ibukota kabupatennya, lanjut ke ibukota provinsi.

Nah, kalau yang bikin saya takjub adalah adik-adik dari Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Mereka ini murid-murid pengajar muda Indonesia Mengajar. Dan perjalanan mereka menuju Jakarta-Bogor memakan waktu… 3 hari! Subhanallah sekaliii… BEgitu sampai, salah 1 dari 3 adik ini mabok darat karena perjalanan darat Jakarta-Bogor yang lama huhu. Oh iya, 3 hari ini mereka jadi harus lewat jalur air 2 kali, lalu jalan darat ke ibukota provinsi, lalu naik pesawat, daaan baru naik mobil lagi ke Bogor. Saluuuut! :’)

IMG_3901
Saya ikut wisudain bocah-bocah ini. Kalah tinggi! :))

Akhirnya ya gitu deh, kaya acara-acara lain. Peserta dan orang-orang lain yang terlibat di dalamnya yang bikin saya kangen. :) Adik-adiknya masih suka SMS kakak-kakak LO, nanya yang ngga penting :D Yang paling penting sih semua pihak senang, dan acara berjalan lancar. Kalau inget rasa seneng dan bangganya bener-bener bikin saya senyum terus sampai akhir 2014 :)

Semoga tahun 2015 ini bisa lebih sukses lagi ya acaranya… :)

5 thoughts on “Senyum di Penghujung 2014

    1. iya mba seru deh. aku terharu sendiri hahaha. kai kalau udah bisa nulis kirim cerita dooong ikutan nulis cerita dari sana :D

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s